JAKARTA - Uji coba tanpa sopir milik Apple berjalan tak mulus. Mobil besutan perusahaan yang berbasis di Cupertino, Amerika Serikat (AS) tersebut, ditabrak oleh kendaraan lain saat melaju di sebuah jalan bebas hambatan di dekat Silicon Valley, Amerika Serikat (AS).

 

Sebelumnya, pihak Apple tidak pernah langsung berkomentar terkait program mobil otonomosnya.

 

Namun, menurut informasi yang dilansir Reuters via Liputan6.com pada Senin (3/9), ada sebuah berkas pengadilan kriminal yang sempat diajukan bulan lalu, yang membeberkan kalau ternyata perusahaan itu sudah mempekerjakan 5000 pegawai khusus untuk proyek mobil tanpa sopir ini.

 

Insiden tersebut diketahui berlangsung pada 24 Agustus 2018, di mana mobil dengan merek kendaraan Lexus RX 450h milik Apple itu melesat di kawasan Lawrence Expressway Sunnyvale, California, dengan kecepatan satu mil per jam.

Saat melaju, mobil otonomos Apple mendadak ditabrak dari belakang oleh mobil Nissan Leaf yang melaju dengan kecepatan 15 mil per jam.

 

Menurut laporan berkas yang diperoleh di situs Departemen Kendaraan Bermotor, insiden terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat.

 

Insiden ini tidak menelan korban jiwa, walau pada akhirnya kedua kendaraan mengalami kerusakan serius. Saat didatangi untuk diminta keterangan, juru bicara Apple juga telah mengajukan berkas laporan, tetapi tidak lengkap.

 

Apple bukan satu-satunya perusahaan teknologi yang terjun ke ranah mobil otonomos. Ada juga beberapa pesaing lain seperti Waymo, dan oembesut mobil tradisional milik General Motors Co.

 

Pihak perusahaan diketahui telah menggelontorkan dana miliaran dolar untuk membuat kendaraan yang bisa dikendarai tanpa pengemudi.

 

Apple sebetulnya sudah mendapatkan izin untuk uji coba mobil otonomos di California. Hingga saat saat ini, perusahaan telah mendapatkan izin uji coba lebih dari 60 kendaraan otonomos.

Source : merdeka.com