Jakarta - Fujifilm resmi memperkenalkan mirrorless terbarunya X-T3. Sejumlah membaruan dibawa penerus X-T2 ini, lantas berapa harganya?

X-T3 dilengkapi sensor baru X-trans CMOS 4 berukuran 26,1 megapixel. Sensor baru dini menanggalkan filter low-pass guna menghadirkan ketajaman optimal. Sebagai gantinya, Fujifilm memberikan filter warna unik yang identik dengan sensor CMOS X-Trans untuk mengontrol moire dan warna palsu.
 

Kamera X-T3 menjadi X-Series pertama yang mengadopsi struktur back-illuminated untuk meningkatkan resolusi gambar tanpa mengorbankan rasio S/N. Fujifilm menjadikan ISO 160 sebagai ISO standar. Ini sangat berguna dalam pemotretan di luar ruangan siang hari atau ketika mencoba untuk mencapai bokeh dengan lensa cepat bukaan besar.

Fujifilm turut membekali mesin pengolahan gambar X-Processor 4 di dalamnya. Memiliki CPU Quad Core yang memiliki kecepatan pemrosesan yang diklaim tiga kali lebih cepat dari kamera X Series sebelumnya. 

foto :fujifilm 

 

Tidak hanya meningkatkan akurasi dan kecepatan autofocus secara substansial, ia memungkinkan X-T3 melacak lebih baik subjek, bahkan yang bergerak cepat dan tidak terduga sekalipun. Ini bakal membantu ketika menggunakan pemotretan terus menerus berkecepatan 11fps dengan rana mekanis (kamera dapat menembak blackput-free di 30fps dengan rana elektronik dan 1,25x crop).

Autofocus (AF) sendiri telah ditingkatkan 1,5 kali lebih cepat. Area AF pendeteksian fase sekarang mencakup seluruh frame dengan 2,16 juta fase pendeteksian pixel, dan batas deteksi fase cahaya rendah telah diturunkan oleh dua stop dari -1EV ke -3EV.

Face Detection AF telah pula ditingkatkan kinerjanya, dan Eye Detection AF sekarang dapat berfungsi dalam mode AF-C untuk membantu dalam pelacakan fokus. Menariknya kedua fitur AF ini dapat digunakan selama perekaman video untuk menjaga fokus tetap terkunci pada wajah subjek.

Foto: undefined

 

Efek Chrome Warna yang sebelumnya hanya tersedia di kamera mirrorless medium Fujifilm versi GFX 50S, sekarang diterapkan ke X-T3, dan tidak hanya dalam mode bidikan tunggal tetapi juga scontinuos shooting. Selain itu Fujifilm turut menawarkan fungsi 'monokrom ajustment' baru.

Vendor kamera asal Jepang ini melakukan peningkatan kinerja viewfinder sehingga meningkatkan kemampuan untuk melacak subjek yang bergerak. X-T3 menampilkan viewfinder elektronik dengan resolusi tinggi 3,69 juta dot dengan rasio pembesaran tinggi 0,75x. 

Jeda waktu tampilan hanya 0,005 detik dan refresh rate 100 fps memastikan tampilan gerakan yang mulus, memungkinkan penggunanya mengidentifikasi gerakan subjek dan posisi fokus dengan tepat. 

Di bawah viewfinder terdapat layar sentuh LCD 3,4 inci, 1,04-juta-titik miring (3 arah) dengan kontras yang lebih tinggi dan sudut pandang yang lebih luas daripada X-T2.

Foto: Fujifilm

 

 

Terdapat mode baru Sport Finder untuk memudahkan menangkap subjek yang bergerak. Mode ini menunjukkan marking area kurang lebih 16,6M (1,25x crop) di LCD ataupun viewfinder, dan memotret area dalam marking. Hal ini sangat berguna untuk fotografi dalam olahraga dan satwa liar, karena pengguna dapat memeriksa pergerakan subjek di luar bingkai pemotretan dan memanfaatkan waktu pemadaman yang lebih pendek dari biasanya.

Di sisi video, X-T3 adalah kamera mirrorless pertama yang dapat merekam dengan kartu SD internal 4K / 60P 4: 2: 0 10bit. Selain itu menjadi kamera mirrorless APS-C pertama yang dapat menangkap 4K / 60P 4: 2: 2 output HDMI 10bit (secara bersamaan).

Kecepatan baca sensor sekitar 50% lebih cepat daripada model saat ini, yang memungkinkan pembacaan cepat 17msec untuk video 4K / 60P. Dukungan kamera untuk kedalaman warna 10-bit meningkatkan jumlah informasi warna 64 kali dibandingkan dengan 8bit. Ini dikombinasikan dengan 400% (sekitar 12 stops) jangkauan dinamis untuk menangkap material gradasi kaya, seperti lanskap matahari terbenam.

Foto: Fujifilm

 

X-T3 memiliki pengurangan noise 4K antar-frame dengan algoritma baru, dan minimum F-Log sensitivitas ISO 640 (turun dari ISO 800). Sehingg dapat memenuhi kebutuhan videografer.

Spesifikasi dan fitur lain dari X-T3 termasuk port mikrofon dan headphone, slot kartu memori ganda, Wi-Fi dan konektivitas Bluetooth, pemotretan timelapse, port micro-HDMI, port USB 3.1, dan pengisian USB.

Fujifilm X-T3 dalam waktu dekat akan dirilis di Indonesia. Siapkan dana Rp 22,999 juta (body only) untuk membawa pulang kamera ini. (afr/fyk)

 

SOURCE : detik.com