Jakarta - Facebook akan membangun sebuah data center pertama di Asia. Perusahaan besutan Mark Zuckerberg itu menggolontorkan uang senilai USD 1 miliar atau setara Rp 14 triliun untuk pembangunannya.

Nantinya data center tersebut berlokasi di Singapura. Memiliki 11 lantai dengan luas tanah 170.000 meter persegi. 



Bangunan ini dirancang khusus untuk memiliki sirkulasi udara lembab serta dilengkapi dengan sistem pendingin cairan StatePoint. Dirancang untuk mendinginkan udara serta mengurangi penggunaan air hingga 20%.

Facebook juga berencana menggunakan energi terbaru dan sedang bekerja untuk memperluas sumber daya surya di negara tersebut. Fasad bangunan akan memungkinkan udara mengalir masuk dan membiarkan orang mengintip ke dalam.



"Pusat data Facebook di Singapura akan menjadi tuan rumah dari banyak gambar dan video yang Anda lihat setiap hari," kata Thomas Furlong Facebook Vice President of Infrastructure Data Centers seperti dilansir detikINET dari CNET, Jumat (7/9/2018).

"Pertumbuhan pengguna di Asia sangat cepat dan memiliki pusat data yang lebih dekat menjadikan kami dapat melayani pengguna lebih baik," tambahnya.

Facebook pun menjelaskan terpilihnya Singapura sebagai tuan untuk pusat data diantaranya karena negara ini telah membangun infrastruktur dan jaringan broadband fiber. Serta juga memiliki kebijakan yang ramah bisnis.


Bila rampung, data center di Singapura akan menjadi pertama di asia, dan merupakan yang ke-15 secara global.

Pusat data diperkirakan mulai beroperasi pada 2022, di mana server pertama akan dimasukkan, meskipun konstruksi diperkirakan akan terus berlanjut karena Facebook menambah kapasitas. (jsn/afr)

Source : https://inet.detik.com/consumer/d-4201456/facebook-bangun-data-center-pertama-di-asia